Selasa, 01 Juli 2014

SEJARAH ERUPSI PART 5

41
Gamkonora
1564/1565
Terjadi letusan di kawah puncak yang menimbulkan hujan abu dan aliran lava.


1673
20-21 Mei, terjadi letusan yang banyak mengeluarkan abu, hingga kota ternate menjadi gelap gulita. Bersamaan dengan letusan ini juga tersa gempa bumi.


1817
18 Oktober terjadi peningkatan kegiatan, kadang kilat api tampak samping kepulan berupa tiang asap tebal.


1926
1 dan 2 Juni terjadi peningkatan kegiatan, diduga terjadi letusan eksplosif dari kawah pusat.Beberapa hari kemudian terlihat lidah api di lapangan solfatara.


1949
Terjadi peningkatan kegiatan, diduga telah terjadi letusan eksplosif di kawah pusat


1950
Oktober terjadi letusan eksplosif


1951
12 april keluar asap hitam dari kawahnya. 12 Mei terdengar 2 kali letusan dari lubang kawahnya. 16 Juli terjadi letusan kecil


1983
16 dan 17 Februari terjadi letusan abu


1987
Tanggal 13,24,25 dan 26 April terjadi letusan abu, tinggi asap sekitar 1000 m, bergerak ke arah selatan. Material letusan dilontarkan dan jatuh kembali di sekitar kawah.


1997
10 Januari terjadi letusan abu setinggi 200 m dari atas puncak.


2007
1 Juni - 7 Juli merekam 1 kali gempa vulkanik,7 kali gempa tektonik dan 57 kali gempa tektonik jauh.8 Juli Terjadi hembusan asap dan abu ( letusan freatik) berwarna putih dengan ketinggian 200 m dia atas puncak G.Gamkonora. 8 Juli dinaikan aktif normal menjadi waspada. 9 Juli asap hembusan mencapai 1000 m di atas puncak. 10 Juli sinar api teramati.11 Juli masih terjadi letusan.12 dan 13 Juli masih terjadi letusan kecil.
42
Gamalama
1538
Letusan pertama yang dikenal


1551
letusan dari kawah utama


1552
sda


1561
letusan samping


1605
letusan kawah utama


1608
sda


1635
sda


1643



1648



1653
Letusan efusif, leleran lava


1659
letusan dari kawah utama


1673
sda


1676
ada


1686
sda


1687
aliran lava ke barat


1737
sda


1739
sda


1763
sda


1770
Letusan dari kawah utama


1772
aliran lava


1773
sda


1774
aliran lava ke timur


1775
5-7 September terbentuk sebuah maar di sekitra Desa Soela Takomi.


1831
Letusan dari kawah utama


1933
sda


1835
sda


1838
sda


1839
aliran lava ke utara


1840
sda


1841
sda


1842
sda


1843
aliran lava ke utra


1844
sda


1847
sda


1849
Letusan dari kawah utama


1850
sda


1859
sda


1860
sda


1863
sda


1864
Aliran lava ke barat laut


1868
Letusan dari kawah utama


1871
Aliran lava ke baratlaut


1884
sda


1895
sda


1896
sda


1897
sda


1898
sda


1900
sda


1907
Aliran lava ke timurlaut


1911
Letusan dari kawah utama


1938
sda


1962
Letusan dari kawah utama


1980
Letusan dari kawah utama dan kawah baru


1983
Letusan dari kawah utama


1988
sda


1990
sda


1991
sda


1993
sda


1994
sda magmatik 1x dan freatik 3x


2003
Letusan bau dari kawah utama
43
Kie Besi
1646
Letusan sangat besar dan terjadi pada 19-21 Juli. Pusat erupsi ada pada kawah utamanya


1760
Letusan besar terjadi pada 22 September.


1761
tidak ada keterangan


1860
Letusan kecil berupa abu


1861
Letusan besar di kawah utama antara 28-31 Desember. Terjadi aliran lava


1862
Peningkatan kegiatan pada vbulan Oktober


1863
Peningkatan kegiatan pada 25-31 Agustus


1864
Peningkatan kegiatan bulan oktober


1890
Letusan besar di kawah utama pada bulan Juli


1988
Letusan besar di kawah utama. Terjadi awan panas dan material letusan yang menimpa kampung.Akhir letusan terbentuk sumbat lava di dasar kawah


2009
Terjadi peningkatan kegiatan tanggal 2 Juni dari normal menjadi waspada
44
Ibu
1998
Terdengar suara dentuman dan kepulan asap dan diikuti lontaran material pijar melalui lereng utara


1999
terjadi letusan freatio magmatik yang menghancurkan kubah lama.


2001
Adanya aktifitas selama mei-Oktober


2004
31 Mei - 29 Agustus asap putih tipis - tebal muncul diikuti kubah lava yang tunbuh di dalam kawah.


2008
terjadinnya klegiatan asap.
45
Peut Sangue
1918
Peningkatan aktifitas
1919
Asap mengepul dari salah satu puncak sebelah barat
1920
Keluar asap dan semburan bara api di sertai suara gemuruh
1998
Letusan abu dengan ketinggian mencapai 3 km
2000
Letusan dengan semburan abu mencapai radius 20 km
46
Bur Ni Telong
1837
Terjadi beberapa letusan dan gempa bumi
1839
Terjadi letusan dengan abu letusan mencapai P.We
1919
Terjadi letusan normal di kawah pusat
1924
Terbentuk 5 tiang asap tanpa terjadi letusan
47
Seulawah Agam
1600
Terjadi letusan parasit
1839
Terjadi letusan freatik di Kawah Heutsz
48
Sinabung
1975
Asap keluar dan terdengar suara gemuruh
1600
Terjadi muntahan batuan piroklastik serta aliran lahar yang mengalir ke arsah selatan
1912
Aktifitas solfatara terjadi di puncak dan lereng atas
2010
28 Agustus - 7 April terjadi beberapa kali letusan yang diantaaranya merupakan letusan freatik, status G. Sinabung berubah dari tipe -B menjadi tipe -A
49
Sorik Marapi
1830
Terjadi letusan yang menghasilkan abu, lumpur dan bom gunungapi yang mencapai 25 km
1879
Terjadi semburan lumpur yang membumbung ke atas diperkirakan sebagai letusan preatik di kawah pusat
1892
Terjadi letusan besar membentuk 2 buah lubang kawah, terjadi longsoran yang membentuk lahar saat hujan dan gempa
1893
Terjadi letusan yang melontarkan batu dan lumpur
1917
Terjadi letusan abu selama 3 jam, dari danau merah membumbung asap tebal dan terjadi dentuman besar sebagai letusan preatik kawah pusat
1970
Terjadi letusan abu
1986
Terjadi letusan di kawah utama dan membentuk 3 kawah baru di tepi kawah utama
1987
Terjadi semburan lumpur panas di sekitar kawah dan peningkaran suhu di solfatara 95° - 119° C

0 komentar:

Posting Komentar