Selasa, 13 Mei 2014

SEJARAH ERUPSI PART 3

21
Hobal
1970
Terjadi letusan


1999
Terjadi letusan
22
Sirung
1852
Erupsi freatik di kawah utama


1899
Erupsi freatik di kawah utama, disertai suiara gemuruh


1927
Erupsi freatik di kawah utama, air danau dikawah mengering


1934
Erupsi freatik di kawah utama, Terjadi pada tanggal 14 Juni sampai dengan pertengahan Juli. Produk erupsi adalah abu, lumpur dan batu.


1947
Erupsi freatik di kawah utama


1953
Erupsi freatik di kawah utama, terjadi pada tanggal 24 Juli sekitar pukul 09.00 WITA.Asap erupsi mencapai ketinggian sekitar 500 m di atas puncak.Tebal endap[an abu dikampung Kaka sekitar 0,5 cm, kampung Kaka terletak di utara 4 km dari kawah utama. Erupsi juga disertai gempa bumi terasa pada tanggal 24, 25, dan 26 Juli.


1960
Erupsi freatik di kawah utama, terjadi pada tanggal 13 Maret sekitar pukul 18.00 WITA. Pusat erupsi di kawah B.


1975
Erupsi freatik di kawah utama, terjadi pada tanggal 12 Maei sampai bulan Juni. Abu erupsi mengendap ke arah baratlaut dari kawah.


1998
Erupsi Freaatik dari kawah A. Erupsi terjadi pada tanggal 18 Mei, abu erupsi mengendap ke arah utara.


2004
Terjadi eruypsi freatik kecil di kawah D pada tanggal 26 Maret.
23
Niewererkerk
1893
Letusan bawah permukaan


1925
24 September, letusan bawah permukaan


1926
Februari atau Maret, Letusan bawah permukaan.
24
Wetar
1512
Letusan di kawah pusat


1699
Letusan di kawah pusat
25
Wurlali
1965
Tepatnya 19 Juni (K.Kusumadinata) tembusan-tembusan solfatara masih tetap giat.Bunyi tiupan gas terdengar kuat.Perluasan lapangan solfatara terliihat sekitar kawah II.


1976
September (M.Kamit) dasar pada kawah I kering, tidak terlihat kegiatan vulkanik. Kawah II dasarnya terdiri dari pasir halus, abu, dan lumpur belerang. Tidak terdapat tembusan solfatara maupun fumarola. Solfatara aktif terdapat di lereng tenggara dan selatan. Kawah II terdapat hembusan asap berwarna putih tebal disertai bunyi tiupan gas kuat.


1982
November-Desember ( A.R Sumailani) tembusan solfatara/fumarola tersebar dari kawah sampai di dekat kampung Wulur.


1985
November ( Hasan Abas dan Kaharni Uding) di kawah II terdapat solfatara berasap putih. Endapan belerang terdapat dibibir kawah bagian barat dan timur.
26
 Sarawerna
1659
11 November terjadi letusan di kawah utama


1660
Bulan februari terjadi letusan


1663
18 Januari, terjadi letusan besar di kawah utama


1693
Terjadi letusan besar di kawah utama


1904
3 Juni, terjadi letusan besar di kawah utama
27
Lawarkawra
1899
10 April terjadI kenaikan kegiatan lapangan fumarola


1903
8 Desember terjadi letusan uap air di kawah utaranya


1932
13 Maret terjadi leusan uap air di pantai selatan dekat Wotai. Pada 16 April terjadi peningkatan kegiatan di sepanjang celah yang memanjang dari puncak ke arah tenggara, kejadian tersebut disertai gempa bumi dan hujan abu selama 4 jam jatuh di Rumdai.


1968
Terjadi kegiatan gempa dari 24 April- 30 Juni.Goncangan paling kuat dirsakan pada tanggal 3 dan 4 Mei, gempa tersebut menyebabkan retakan tanah sepanjang 500 m yang melintasi kampung-kampung di desa Rumdai, yaitu Ameth, Kokroman, Kuralele dan Usliapan. Pada 7 dan 10 Mei terjadi letusan freatik di 3 lokasi berderet disepanjang retakan.


1976
Terjadi letusan freatik di sepanjang pantai utara. Yang terbesar terjadi pada bulan Februari di dalam kompleks kantor Kecamatan TNS.Tembusan solfatara di pantai.
28
Legatala
1683
Pernah terjadi letusan ( Verbeek, 1908)


1687
15 Juni terjadi letusan ( Leupe,1873)


1692
4-Jun


1693
4 Juni (Junghun,1853 ) sebagian besar dari gunungapi ini dihancurkan dan jatuh kembali ke dalam kawah, hampirseluruh pulau dijadikan lautan api.


1694
terjadi letusan


1844
Agustus, September, terjadi aliran lava kedua sebelah timur Pulau Serua


1845
 terjadi letusan


1846
 terjadi letusan


1858
 terjadi letusan


1859
 terjadi letusan


1919
 terjadi letusan
29
Banda Api
1586
17 April,Letusan dipuncak. 1598-1602 juga terjadi letusan di puncak


1609
Letusan di puncak


1615
Letusdn terjadi pada bulan Maret setelah mengalami masa tenang selama 16 tahun.


1632
Desember, letusan di kawah puncak didahului oleh gempa bumi terasa oleh penduduk Nisa sejak April-Juli


1690-1696
Terjadi letusan-letusan yang kemudian berkepanjangan selama 6 tahun. Letusan yang terjadi p-ada tahun 1969 ini lebih kuat


1712
Mei-Desember letusan kecil di puncak


1723
Letusan di puncak


1749
Letusan di puncak


1765-1766
19-29 April 1965-Oktober 1766 letusan di puncak


1773
6 Februari, letusan di puncak


1774
Mungkin terjadi letusan di puncak


1778
Mungkin terjadi letusan di puncak


1816
11-14 Oktober, Desember gempa bumi kuat dan letusan


1820
11 Juni - 8 Agustus, letusan mulai pukul 11.30 waktu setempat, terbentuk tiang asap.Pukul 14 tampak lontaran bom vulkanik, terdengar ledakan-ledakan kuat dan air chock. Pasir vulkanik mengendap di pulau Lonthor, separuh kerucut dari puncak tertutup bara api, terbentuk kawah yang baru di lereng barat laut dan selatan. Pada 17 Juni terdapat tenggang waktu di antara letusan-letusan leleran lava ke arah barat-baratlaut. terjadi letusan besar kembali pada 8 Agustus


1824
22 April-2 Juni letusan dari kawah puncak, terbentuk tiang asap


1890
November,letusan di kawah puncak


1901
Mei, letusan di kawah puncak


1908
Letusan diragukan


1988
9 Mei-31 Mei, terjadi erupsi 6 lubang letusan

0 komentar:

Posting Komentar