Minggu, 13 April 2014

VULKANOSTRATIGRAFI

Vulkanostratigrafi merupakan ilmu yang mempelajari urutan dari rekaman kegiatan vulkanik dengan pemahaman satuan vulkanostratigrafi, yaitu satuan – satuan lapisan yang terpetakan terdiri dari batuan vulkanik yang terbentuk di darat (subaerial) atau di dalam air (subaqueous) oleh proses – proses vulkanik yang penentuannya berdasarkan sumber, jenis litologi dan genesanya (Sutikno Bronto, 1996).
Satuan morfostratigrafi merupakan penggolongan stratigrafi dengan penglompokan batuan menurut berbagai cara untuk mempermudah hubungan lapisan satu terhadap lapisan lain. Penggolongan stratigrafi berdasarkan kenampakan morfologinya, bentang alam dari endapan maupun batuan gunung api dari berbagai fase erupsi secara berturut – turut akan saling tindih menindih, sehingga mempunyai nilai stratigrafi.
Sebagai satuan dasar konsep satuan morfostratigrafi adalah Morfoset (morphocet : morfological dan facet). Morfoset adalah suatu bentang alam yang tersusun dari suatu endapan atau komplek endapan gunungapi hasil dari erupsi atu fase erupsi, yang mempunyai ciri-ciri bentang alam tertentu, yang dapat dibedakan dengan bentang alam yang tersusun dari suatu endapan atau komplek endapan gunungapi hasil erupsi atau fase erupsi sebelumnya, sesudahnya atau sistem gunungapi lainya.
Jika suatu morfoset tersusun dari suatu komplek batuan seperti lava, breksi atau tuff, dan apabila setiap bataun tersebut secara sendiri memiliki bentang alam tertentu yang bias dibedakan satu dengan lainnya, maka bentang alam dari setiap batuan tersebut dinamai Morfonit (morphonit : morfological unit). Jadi morfonit merupakan bagian dari morfoset, yaitu suatu bentang alam yang mencirikan suatu batuan tertentu dan biasanya dibedakan satu dengan yang lainya.

Gabungan dari beberapa morfoset yang membentuk bentang alam tertentu dinamakan Morfotem (morphotem : morphological sistem). Morfotem adalah suatu bentang alam yang dihasilkan oleh suatu rangkaian proses atau sistem gunungapi.

0 komentar:

Posting Komentar