Rabu, 02 April 2014

GUNUNG TANGKUBAN PARAHU

Tangkuban Parahu memiliki kawah yang dikenal sebagai Kawah Ratu, Kawah Upas, Kawah Baru, kawah Lanang, kawah Ecoma, Kawah Jurig, Kawah Siluman, Kawah Domas, Kawah Jarian dan Pangguyangan Badak. Secara geografis puncak gunung ini berada pada 06°46’ LS dan 107°36’BT dan secara administratif berada di Kab. Subang dan Kab.Bandung, Provinsi Jawa Barat. Gunung ini bertipe strato dan kota terdekat adalah Parongpong, Lembang.

Potensi penduduk terpapar pada KRB akibat awan panas, lava atau lahar hujan adalah untuk KRB 2 sebanyak 51 jiwa yang terdiri dari laki-laki 25 jiwa dan perempuan 26 jiwa. Pada KRB 1 sebanyak 3.474 jiwa terdiri dari laki-laki 1.753 jiwa dan perempuan 3.474 jiwa. Keseluruhan potensi penduduk terpapar dari KRB 2 ke KRB 1 adalah 3.525 jiwa.
Bangunan berpotensi terpapar akibat awan panas, lava atau lahar hujan pada KRB 2 adalah 78 unit dengan rincin 73 unit rumah, 2 unit fasilitas pendidikan dan 1 kesehatan. Pada KRB 1 2.177 yang terdiri dari 2.154 unit rumah, 15 unit fasilitas pendidikan dan 8 unit kesehatan. Dengan demikian total bangunan terpapar pada KRB2 dan 1 adalah 2.253 unit bangunan.
Lingkungan terpapar akibat KRB aliran awan panas, lava atau lahar hujan pada KRB 3 seluas 499 Ha yang terdiri dari hutan 371 Ha, lahan pertanian 7 Ha, semak belukar 70 Ha dan lainnya 51 Ha. Pada KRB 2 seluas 828 Ha dengan rincian hutan 505 Ha, pemukiman 5 Ha, lahan pertanian 114 Ha, semak belukar 203 Ha dan lainnya 1 Ha. Sedangkan pada KRB 1 seluas 1.858 Ha terdiri dari badan air 13 Ha, hutan 273 Ha, pemukiman dan bangunan 82 Ha, lahan pertanian 766 Ha, semak belukar 26 Ha, tegalan 697 Ha dan lainnya 1 Ha. Sedangkan untuk lingkungan terpapar akibat lontaran batu pijar dan atau abu vulkanik yang jatuh merata di KRB 3 seluas 289 Ha dan KRB 2 seluas 7.047 Ha.

0 komentar:

Posting Komentar