Selasa, 01 April 2014

GUNUNG MERAPI

 Gunung Merapi terletak di 4 kabupaten yaitu kabupaten, dengan wilayah kaki gunung sebelah barat di kabupaten Magelang dan kabupaten Sleman, kaki gunung sebelah timur terletak di kabupaten Klaten dan kabupaten Boyolali. Dengan koordinat 7˚32’30” LS dan 110˚26’30”BT. Penduduk yang bermukim di daerah gunung Merapi ini mencapai 201.093 jiwa. Penduduk yang bermukim di KRB 3 mencapai 20.346 jiwa, terdiri dari 10.062 laki-laki dan 10.284 perempuan di 17 desa, pada 4 kabupaten/kota. Pada KRB 2 sebanyak 107.859 jiwa dengan 53.635 laki-laki dan 54.224 perempuan di 46 desa, pada 4 kabupaten/kota. Sedangkan pada KRB 1 mencapai 72.888 jiwa yang terdiri dari 36.283 laki-laki dan 36.605 perempuan di 55 desa pada 4 kabupaten/kota.

 Selain berpeluang mengancam korban jiwa letusan gunung merapi menimbulkan kerusakan aset-aset bangunan dan lingkungan yang dimiliki penduduk. Potensi bangunan yang terpapar pada KRB akibat aliran awan panas, lava atau lahar hujan pada KRB 3 mencapai 5.113 unit bangunan yang terdiri dari 5.078 rumah, 28 fasilitas pendidikan dan 3 fasilitas kesehatan. Pada KRB 2 mencapai 27.658 unit bangunan, yaitu 27.493 rumah, 142 fasilitas pendidikan dan 23 fasilitas kesehatan. Sedangkan untuk KRB 1 bangunan berpotensi terpapar adalah 17.362 unit bangunan, yang terdiri dari 17.243 rumah, 94 fasilitas pendidikan dan 25 fasilitas kesehatan. Total potensi bangunan terpapar pada seluruh KRB akibat aliran awan panas, lava atau lahar hujan adalah 50.133 unit bangunan.
 Lingkungan yang berpotensi terpapar pada KRB akibat aliran awan panas, lava atau lahar hujan adalah seluas 9.994 Ha yang terdiri dari badan air 65 HA, hutan 1.243 Ha, pemukiman 302 Ha, semak belukar 599 Ha, tanah kosong 572 Ha, tegalan/semak belukar 5.107 dan lahan pertanian (sawah, ladang dan tegalan) seluas 2.106 Ha. Untuk KRB 2 lingkungan terpapar seluas 9.994 Ha, terdiri dari badan air 67 Ha, hutan 38 Ha, pemukiman 1.541 Ha, semak belukar dan tanah kosong 226 Ha, tegalan dan semak belukar 2.835 Ha dan lahan pertanian (sawah, ladang dan tegalan) seluas 4.782 Ha. Sedangkan untuk KRB 1 lingkungan terpapar seluas 2.457 Ha, yang terbagi menjadi badan air 147 Ha, pemukiman 366 Ha, semak belukar 266 Ha, tanah kosong 153 Ha dan lahan pertanian seluas 1.525 Ha. Total potensi lingkungan terpapar pada KRB akibat aliran awan panas, lava atau lahar hujan adalah 21.940 Ha. Untuk KRB akibat lontaran batu pijar dan atau abu vulkanik, bila bencana ini mencakup seluruh luasan KRB tersebut maka luas total lingkungan terpapar akibar awan panas dan abu vulkanik adalah 23.000 Ha.    

0 komentar:

Posting Komentar