Jumat, 04 April 2014

GUNUNG KABA

Disebut juga Gunung Kaba, yang memiliki 8 kawah di puncak. Secara geografis terletak pada 3˚31’0” Lintang Selatan, dan 102˚37’0” Bujur Timur, dan secara administratif berada di Kecamatan Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu. Kota terdekat gunung ini adalah Kota Bengkulu. Gunung ini bertipe strato dengan ketinggian 1952 m dpl. Pos pengamatan gunung api ini terletak di Gunung Kaba, Desa Sumber Urip, Kec. Sambirejo, Kab.Rejanglebong, Bengkulu, pada koordinat 3˚28’41,70” LS dan 102˚38’41,90”BT dengan ketinggian 1182 m dpl.

Pada KRB 1 akibat aliran awan panas, lava atau lahar hujan potensi penduduk terpapar sebanyak 9.449 jiwa yang terdiri dari laki-laki 4.785 jiwa dan perempuan 4.714 jiwa, pada 10 desa di Kabupaten Kepahian dan Rejang Lebong.
Bangunan terpapar pada KRB 1 akibat aliran awan panas, lava atau lahar hujan meliputi bangunan rumah 4.137 unit, pendidikan sebanyak 5 unit dan kesehatan 5 unit bangunan. Dengan total bangunan terpapar 4.166 unit.Akibat aliran awan panas, lava atau lahar hujan pada KRB 3 lingkungan terpapar seluas 968 Ha yang terdiri dari 18 Ha sawah, tegalan dan ladang, kemudian semak belukar dengan luas 950 Ha. Sementara itu pada KRB 2 potensi lingkungan terpapar seluas 4.75 Ha yang terdiri dari 583 Ha sawah, ladang dan tegalan, serta semak belukar 3.492 Ha. Sedangkan di KRB 1 luas terpapar adalah seluas 1.541 Ha terdiri dari badan air 8 Ha, pemukiman dan bangunan 125 Ha, kawasan perkebunan 41 Ha, semak belukar 770 Ha dan lahan pertanian seluas 597 Ha berupa sawah, ladang dan tegalan.
Pada KRB yang diakibatkan lontara batu pijar dan atau abu vulkanik seluas 1.164 Ha pada KRB 3, 6.462 Ha pada KRB 2 dan seluas 11.512 Ha pada KRB 1. Dengan asumsi bahwa awan panas dan abu vulkanik tersebar merata pada radius masing-masing KRB.

0 komentar:

Posting Komentar