Minggu, 13 April 2014

GUNUNG IBU

Gunung Ibu terletak pada koordinat 01o29’ LS dan 127o 38’ BT dan secara administratif termasuk dalam wilayah Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Gunung ini mempunyai ketinggian sekitar 1.340 m dpl dan termasuk ke dalam jenis gunungapi Strato dan dapat dicapai melalui Kota Jailolo. Gunung ini belum mempunyai pos pemantau, sehingga diamati secara visual dari pos pengamatan Gunung Gamkonora yang terletak di Kampung Gamsungi, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara dengan koordinat 01o 24’ 45,36” LU dan 127o 21’ 72” BT.

Potensi penduduk laki-laki yang terpapar oleh aliran awan panas, lava dan atau lahar apabila Gunung Ibu meletus, adalah sekitar 131 jiwa dan perempuan sekitar 116 jiwa sehingga total sekitar 247 jiwa dari 6 desa pada wilayah KRB 3. Untuk wilayah KRB 2, penduduk laki-laki terpapar sekitar 548 jiwa, perempuan sekitar 495 jiwa, sehingga total sekitar 1.043 jiwa dari 11 desa. Untuk wilayah KRB 1, penduduk laki-laki sekitar 1.189 jiwa, perempuan sekitar 1.142 jiwa, sehingga total sekitar 2.331 jiwa dari 31 desa.
Untuk ancaman batu pijar dan abu vulkanik, belum ditemukan potensi penduduk terpapar pada wilayah KRB 3 dan KRB 2; sedang potensi penduduk terpapar pada wilayah KRB 1 sekitar 14.401 jiwa.
Bangunan yang berpotensi untuk terpapar akibat aliran awan panas, lava dan atau lahar apabila Gunung Ibu meletus adalah rumah 50 unit, 2 unit fasilitas pendidikan dan 2 unit fasilitas kesehatan pada wilayah KRB 3. Pada wilayah KRB 2, ditemukan potensi bangunan rumah sekitar 174 unit, 4 unit fasilitas pendidikan dan fasilitas kesehatan 2 unit. Sedang pada wilayah KRB 1, ditemukan bangunan rumah sejumlah 410 unit, fasilitas pendidikan 9 unit dan 2 unit fasilitas kesehatan. Untuk ancaman batu pijar dan abu vulkanik, potensi bangunan terpapar pada wilayah KRB 3 adalah 54 unit rumah, 1 unit fasilitas pendidikan dan 1 unit fasilitas kesehatan. Untuk wilayah KRB 2, potensi bangunan terpapar adalah 387 unit rumah, 6 unit fasilitas pendidikan dan 1 unit fasilitas kesehatan. Sedang untuk wilayah KRB 1 terdapat 984 unit rumah, 14 unit fasilitas pendidikan dan 2 unit fasilitas kesehatan.
Apabila Gunung Ibu meletus, lingkungan yang terpapar akibat aliran awan panas, lava dan atau lahar terdapat pada wilayah KRB 3, 2 dan 1. Untuk wilayah KRB 3, lingkungan yang terpapar berupa hutan seluas 554 ha, pemukiman dan bangunan seluas 277 ha, dan lahan pertanian berupa sawah, ladang dan tegalan seluas 135 ha. Untuk wilayah KRB 2, lingkungan yang terpapar berupa hutan seluas 1.576 ha, lahan pertanian berupa sawah, ladang dan tegalan seluas 1.210 ha, dan semak belukar seluas 125 ha. Untuk wilayah KRB 1, lingkungan yang terpapar berupa badan air seluas 54 ha, hutan seluas 1.091 ha, pemukiman dan bangunan seluas 93 ha, lahan pertanian berupa sawah, ladang dan tegalan seluas 791 ha, dan semak belukar seluas 1.048 ha.
Untuk ancaman batu pijar dan abu vulkanik, lingkungan yang terpapar terletak pada wilayah KRB 3, lingkungan yang terpapar berupa hutan seluas 871 ha, pemukiman dan bangunan seluas 277 ha, dan lahan pertanian berupa sawah, ladang dan tegalan seluas 44 ha. Untuk wilayah KRB 2, hutan seluas 2.256 ha, pemukiman dan bangunan seluas 62 ha, lahan pertanian berupa sawah, ladang dan tegalan seluas 2.653 ha, dan semak belukar seluas 1.287 ha. Untuk wilayah KRB 1, lingkungan yang terpapar berupa badan air seluas 6 ha, hutan seluas 3.423 ha, pemukiman dan bangunan seluas 149 ha, kawasan pertanian berupa sawah, ladang dan tegalan seluas 4.251 ha, dan semak belukar seluas 3.776 ha.

0 komentar:

Posting Komentar