Selasa, 01 April 2014

GUNUNG BROMO

 Gunung Bromo merupakan gunungapi bertipe Kerucut sinder dalam kaldera memiliki kawah bernama Brama. Secara geografis terletak pada posisi 07˚56,30” LS dan 112˚57’ BT dan secara administratif termasuk dalam wilayah Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur. Puncak gunung terletak pada ketinggian 2.329 m dpl, sedangkan ketinggian dasar kaldera ± 2.100 m dpl dan dikenal sebagai lautan pasir. Kota terdekat dengan Gunung Bromo adalah Probolinggo dengan pos pengamatan gunungapi ada di Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur pada posisi geografi 7˚55’40,18” LS 112˚58’07,56”BT, ketinggian 2.275 m dpl.

 Lingkungan yang terancam aliran awan panas, lava, gas beracun atau lahar hujan pada KRB 3 tidak ada. Sedangkan lingkungan yang terancam aliran awan panas, lava, gas beracun atau lahar hujan pada KRB 2 meliputi areal seluas 4.866 ha yang terdiri dari 1 ha badan air, 35 ha hutan, 3.349 ha sawah dan ladang, 319 ha semak belukar, 1.092 ha tanah kosong, dan 70 ha tegalan. Sementara itu pada tidak ada lingkungan yang berpotensi terancam aliran awan panas, lava, gas beracun atau lahar hujan pada KRB 1. Lingkungan terpapar akibat ancaman lontaran batu pijar dan hujan abu vulkanik pada KRB 3 tidak ada. Sedangkan pada KRB 2 lingkungan terpapar akibat ancaman lontaran batu pijar dan hujan abu vulkanik meliputi areal seluas 10.818 ha yang terdiri dari 1 ha badan air, 784 ha hutan, 32 ha pemukiman dan bangunan, 7.860 ha sawah dan ladang, 327 ha semak belukar, 1.099 ha tanah kosong, dan 695 ha tegalan. Sementara itu tidak ada bangunan yang berpotensi terpapar akibat ancaman lontaran batu pijar dan hujan abu vulkanik pada KRB 1.

0 komentar:

Posting Komentar