Minggu, 06 April 2014

GUNUNG AGUNG

Gunung Agung atau biasa juga disebut Piek Van Bali atau Piek of Bali atau Agung terletak pada posisi 08 o 20’ 30” Lintang Selatan dan 115 o 30’ 30” Bujur Timur dan secara administratif terletak di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali. Gunung Agung terletak pada ketinggian 3014 m di atas muka laut setelah letusan 1963 dan bertipe Strato . Ada 3 lokasi pos pengamatan Gunung Agung yaitu di Desa Rendang, Kecamatan Rendan, Kab. Karangasem, Bali (08 o 25’ 30” LS, 115 o 26’ 00” BT), Budakeling (8 o 23’ 30” LS, 115 o 26’ 00” BT) dan Batulompeh (8 o 15’ 00”, 115 o 30’ 00” BT).

Tidak ada penduduk terpapar pada KRB 3, sedangkan pada KRB 2 jumlah penduduk terpapar berjumlah 43.255 orang, terdiri dari 21.869 orang penduduk laki-laki dan 21.386 orang penduduk perempuan yang tersebar di 19 desa. Pada KRB 1 jumlah penduduk terpapar berjumlah 74.326 orang, terdiri dari 37.018 orang penduduk laki-laki dan 37.308 orang perempuan yang tersebar 43 desa.
Bangunan terpapar pada KRB 2 terdiri dari 13.191 buah rumah, 52 buah fasilitas pendidikan dan 16 buah fasilitas kesehatan. Sedangkan pada KRB 1 bangunan terpapar terdiri dari 21.935 buah rumah, 90 buah fasilitas pendidikan dan 21 buah fasilitas kesehatan.
Lingkungan terpapar akibat lahar pada KRB 2 meliputi areal seluas 22.068 ha yang terdiri dari: badan air (78 ha), hutan (1.759 ha), pemukiman dan bangunan (707 ha), perkebunan (3.305 ha), sawah, ladang dan tegalan (9.459 ha), tanah kosong (3.352 ha), semak belukar (3.408 ha). Sedangkan lingkungan terpapar pada KRB 1 meliputi areal seluas 7.725 ha yang terdiri dari: badan air (107 ha), Hutan (105 ha), pemukiman dan bangunan (834 ha), perkebunan (1.932 ha), sawah, ladang dan tegalan (4.361 ha), tanah kosong (219 ha) dan semak belukar (167 ha). Lingkungan terpapar akibat awan panas dan debu vulkanik pada KRB 2 meliputi areal seluas 10.836 ha yang terdiri dari: badan air (2 ha), hutan (3.178 ha), pemukiman dan bangunan (42 ha), perkebunan (201 ha), sawah, ladang dan tegalan (2.073 ha), tanah kosong (1.713 ha), dan semak belukar (3.627 ha). Sedangkan pada KRB 1 lingkungan terpapar akibat awan panas dan debu vulkanik meliputi areal seluas 19.235 ha yang terdiri dari: badan air (64 ha), hutan (2.274 ha), pemukiman dan bangunan (790 ha), perkebunan (4.360 ha), sawah, ladang dan tegalan (8.319 ha), tanah kosong (976 ha), dan semak belukar (2.252 ha).

0 komentar:

Posting Komentar